Ramadhan Kali Ini..

Ramadhan kali ini memang unik. Rasa-rasanya saya tidak akan mengalami Ramadhan seperti Ramadhan tahun ini, 1435 H.

Uniknya, Ramadhan diwarnai dengan pesta Piala Dunia Brazil dan pesta ‘pora’ Pemilihan Presiden.  Kampiun Piala Dunia, seperti yang kita ketahui bersama, adalah tim Panser Jerman setelah di final mengalahkan tim Tango Argentina. Saya mengikuti perkembangan berita Piala dunia, apalagi tim yang saya dukung – Argentina — melaju sampai final. Saya tahu gol spektakuler Robin van Persie ke gawang Iker Casillas yang dicetaknya dengan melayang. Saya pun menikmati kekalahan telak 7-1 tim Samba Brazil. Kekalahan memalukan yang kelak bisa saya ceritakan kepada anak cucu saya.

Jika saya menikmati tiap moment piala dunia, lain halnya dengan pemilihan presiden. Saya tidak berminat dan ketidakminatan saya itu dimulai ketika saya mengetahui visi misi dari kedua capres itu tidak selaras dengan keinginan Sang Maha Pencipta. Sang Maha Pencipta, seperti yang tertulis di dalam kitab suci, menginginkan manusia untuk beriman dan bertaqwa kepadaNya, dengan cara melaksanakan setiap aturanNya. Tapi, para capres itu, tidak ada satupun yang menyatakan ingin membawa rakyat Indonesia untuk lebih beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT dengan menerapkan segala syariatNya.

Lagipula saya perlu menjaga kepala saya supaya tetap waras dari gempuran fitnah, hasut, cekcok, black campaign, atau apalah namanya, yang saling dilontarkan oleh kedua pendukung capres. Tujuannya, tentu saja menjatuhkan salah satu capres dan meningkatkan elektabitas capres yang didukung.

Saran saya kepada para pendukung capres; jika Anda pendukung Prabowo-Hatta maka tontonlah TV One atau televisi dibawah saham Hary Tanoe, karena berita kemenangan Prabowo banyak diberitakan stasiun televisi tersebut. Jika Anda pendukung Jokowi-JK maka tontonlah Metro TV, seperti halnya Prabowo, kemenangan Jokowi banyak diberitakan disana. Jika Anda bukan pendukung keduanya, itu bagus, Anda tidak perlu menonton TV. Waktu senggang yang ada dapat Anda manfaatkan untuk tadarus-an.

Mengaji Al Qur’an, Anda tahu, tiap huruf yang Anda baca bernilai pahala. Apalagi di bulan Ramadhan, pahalanya bisa berkali-lipat. Saya sendiri sudah khatam satu kali. Target saya, bisa khatam 2 kali. Target yang belum pernah saya lakukan di Ramadhan-Ramadhan sebelumnya. Biasanya saya hanya khatam satu kali. Tapi pada Ramadhan ini, memasuki minggu ke-3 saya sudah khatam. Saya sedang mengejar setoran khatam untuk kedua kalinya. Meski agak susah, saya optimis bisa melakukannya!

Tersisa 5 hari lagi sebelum Lebaran. Yang saya khawatirkan, saya tidak memberikan amalan yang terbaik di bulan mulia ini. Saya kira saya harus intropeksi diri, melihat di bulan Ramadhan ini saya masih dilalaikan oleh hal yang tidak perlu — misalnya larut dalam euforia Piala Dunia. Intropeksi perlu dilakukan supaya Ramadhan tahun depan bisa lebih baik lagi. Semoga masih diberi kesempatan untuk dipertemukan, dan saya harap Ramadhan ini Ramadhan terakhir saya sebagai bujangan! []peta

*bagaimana dengan Ramadhan kalian, guys?

8 thoughts on “Ramadhan Kali Ini..

  1. Klo aq Ramadhan makin parah, cak. Jangankan khatam, nyampek surat Al Kahfi aja belum. Terlebih lg setelah Ramadhan minggu ke -3, aq baru sadar ternyata masjid yg selama ini aq shalat berjamaah di dalamnya ternyata didepannya pas ada dua kuburan….haduh, it’s so terrible. Dan semakin lengkap pula permasalahan krn dalam radius 700meter-an dr kos gk ada lg tempat ibadah lainnya. Gimana ini ya, cak ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s