Mendekat Kepada-Nya Dengan Motor Balap

Ketika dalam perjalanan pulang, ada motor yang menyalip saya. Bukan sembarang motor, tapi motor yang hampir dimimpikan oleh sebagian besar lelaki yaitu motor Kawasaki Ninja. Ok lebay, tapi siapa yang tidak ingin mengendarai motor racing!


Saya tidak munafik, dalam hati yang terdalam saya juga ingin. Bahkan saya sempat berdoa, semoga kelak saya bisa mengendarainya dan tentu bukan hasil meminjam apalagi nyolong tapi mengendarai motor racing saya sendiri. Aamiin.

Apakah doa saya akan terkabulkan? In sha Allah, saya harus yakin. Dalam titik ini saya menyadari bahwa saya minta motor racing atau yang lebih mahal daripada itu, merupakan hal yang kecil bagi Allah SWT. Kalau Allah mau, apa yang saya minta bisa dikabulkan olehNya karena Dia lah yang Maha Memberi lagi Maha Mengabulkan. Cuman, pertanyaannya apakah saya pantas menerima motor racing?

Yuhu, saya pikir, persoalannya ada pada pantas atau tidakkah saya menerimanya. Jika saya berdoa supaya diberi rumah? Pantaskah saya menerimanya. Memohon istri yang cantik shalihah? Pantaskah saya menerimanya. Allah Maha Mampu, hanya saja pantaskah saya menerimanya, sedangkan diri ini lemah imannya, lemah usahanya, susah menjaga hatinya, tidak rajin amat ibadahnya, jauh dari kehadiratNya, jadi masih pantaskah saya?

Sama seperti halnya, misal saya meminta motor racing kepada Bos saya di kantor. Mungkin dia akan menertawakan saya. “Memang kamu siapa?” mungkin itu pertanyaan si Bos. Oh iya siapa saya, bukankah saya hanya “office boy”, pantaskah saya meminta motor, gaji tidak telat saja sudah alhamdulillah. Beda kalau saya pegawai teladan nan berprestasi, mempunyai kontribusi nyata kepada perusahaan, barangkali si Bos akan mengatakan, “jangankan motor, mobil pun akan saya kasih!”.

Ya saya masih bersyukur dengan motor butut saya. Setidaknya motor butut saya tidak rewel sehingga tidak perlu bolak balik masuk bengkel. Saat ini saya tidak punya apa-apa, tapi saya berpeluang besar punya ‘segalanya’ asal selalu mendekat kepadaNya, karena orang yang punya segalanya adalah orang dekat denganNya. []

*Join With Us : Komunitas #NulisAja

4 thoughts on “Mendekat Kepada-Nya Dengan Motor Balap

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s