Calegku Sayang

Tinggal 3 hari lagi menuju pemilu untuk memilih calon legislatif (caleg) dan hari ini, 5 April, hari terakhir bagi partai politik termasuk caleg untuk berkampanye. Artinya tidak ada lagi bunyi berisik para caleg mengumbar janji manisnya, tidak boleh konvoi keliling kota bak jalan miliknya, dan yah jalanan akan bebas dari baliho, bendera, spanduk, serta poster caleg yang narsis itu. *horee*

Oh iya saya ingatkan tulisan ini bukan bermaksud untuk mengulas tuntas salah seorang caleg atau beberapa ekor caleg, tapi sebagai bentuk terima kasih saya kepada para caleg yang telah menyisihkan waktu, pikiran, tenaga, dan uang untuk bagaimana membuat poster yang sekreatif mungkin kalau bisa segokil mungkin supaya mudah diingat, memikirkan letak yang strategis menempatkan poster apa di kuburan, perempatan jalan, atau menutupi gambar poster caleg lainnya.

Saya bisa saja menulis tentang sepak terjang seorang caleg atau sebuah partai, baik itu noda hitam yang pernah dilakukan maupun prestasi membanggakan yang pernah ditorehkan. Tapi tulisan tersebut mungkin tidak bisa obyektif. Dan anda pasti akan menyebut saya sebagai pembenci partai si anu dan pendukung partai itu. Benar-benar sangat sensitif.

Misalkan saja, saya sedang melakukan salam metal, eh dikira lagi kampanye supaya mendukung partai nomer urut sepuluh. Lagi memakai kaos merah, dikira pro partai yang moncongnya putih. Pakai kemeja warna biru, disangka simpatisan partai berlambang mobil sedan. Sensitif bukan! *trust me*

Kalian pasti beranggapan saya termasuk golput? Oh men, sayang sekali saya tidak termasuk golput. Lihat kulit saya, putih saja enggak! Cuman kalau disuruh coblos, saya bakal coblos Hizbut Tahrir untuk tegaknya kehidupan islam di negeri ini. Sayang Hizbut Tahrir bukan partai peserta pemilu, lagipula mereka memang tidak minta untuk dicoblos tapi didukung perjuangannya memperjuangkan Islam.

Seperti yang saya katakan, tulisan ini bentuk terima kasih saya kepada caleg. Saya patut berterima kasih karena berkat mereka saya mempunyai inspirasi untuk sekedar menulis status di facebook atau nge-tweet di twitter. Begini statusnya :

  • Serangan fajar tidak akan mempan kepada para mahasiswa, karena jam segitu mahasiswa masih molor.
  • Poster para caleg itu 100% editan photoshop. *kalau enggak berarti edit pakai corel draw, paint,atau word*
  • Cuman di musim pemilu, jalanan jadi pameran fotografi.
  • Caleg itu inkonsisten, minta dicoblos tapi ketika mau dicoblos orangnya malah tidak mau.
  • Pilih caleg yang tidak ada posternya!
  • Jangan pilih caleg yang paku posternya di pohon. #SaveNature.
  • “Gaji DPR untuk rakyat,” nggak salah nulis om. “Gaji rakyat buat DPR kali”.

Ada satu lagi saya tulis di twitter, “pilih partai yang tidak korupsi!” Saya nulisnya sembarangan, saya tidak tahu persis apakah masih ada partai yang masih bersih? Cuman ada pengikut (kalau diterjemahkan dalam bahasa inggris menjadi follower) yang mensyen ke saya sebuah gambar tentang peringkat korupsi partai politik, dan dia menambahkan komen supaya memilih partai yang paling sedikit korupsinya.


Barangkali saya akan ikut saran pengikut saya itu. Menurut gambar, partai yang paling sedikit korupsinya ada tiga partai, berarti saya perlu mencoblos ketiga-tiganya. []peta

8 thoughts on “Calegku Sayang

  1. Sampai hari ini (6 April) di Bandung masih banyak sampah yang gak diberesin. Sampah spanduk, pamflet, banner, dll dari parpol, caleg, capres, blablabla~

    • dicopot aja sist.๐Ÿ˜
      tdi jg nemu bendera parpol, tpi diatas tiang listrik.. hidup terlalu singkat bwt mikirin parpol.

  2. hehehee pemilu bikin orang2 jd sensi emang ya oom๐Ÿ˜€
    make baju ijo dikira kampanye ka’bah, pake baju putih disangka kader bulan sabit kembar, dukung jokowi dibilang simpatisan banteng (padahal dukung doang,blm tentu milih)๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s