Mabit atau Madagaskar?

HP yang saya taruh di saku celana kanan bergetar artinya ada pesan masuk, saya bisa tahu karena bergetarnya hanya sekali sedangkan jika bergetar-tar-tar itu artinya ada panggilan masuk. Saya baca pesannya tertulis, “jangan lupa nanti malam ada mabit rutin bulanan…”

SMS yang tidak saya kehendaki, rasanya saya lebih suka menerima pesan dari “mama minta belikan pulsa” atau “selamat anda mendapat hadiah mobil dari hasil undian” seperti yang biasa saya dapat dari nomor yang tidak dikenal dan saya sampai detik ini pun saya tidak tahu bagaimana mereka mendapatkan nomor saya, apakah mereka mengetik nomornya secara asal, jika benar demikian betapa beruntungnya saya karena benar-benar menjadi orang yang terpilih!

Mabit kali ini dilaksanakan malam minggu, anda tahu, mungkin rohis di kampus pun tidak akan mengadakan mabit pada hari sabtu malam, mengingat hari jumat kampus libur ada cuti bersama hari natal. Jika liburan biasanya kampus akan shutdown untuk sementara karena ditinggal mudik mahasiswanya ke kampung halaman. Sementara saya ingin memanfaatkan momen tersebut untuk bersantai ria, jika hari jumat kampus atau instansi lain libur tapi tidak dengan tempat saya bekerja, masih masuk kerja bahkan saya diminta lembur. Karena itu saya ingin memanfaatkan benar malam minggu tersebut sebagai me time atau just for me, biarkan saya sendirian sejenak untuk menonton film animasi “Madagaskar 3” yang baru saya rampok (saya tidak minta izin copypaste sebelumnya) dari hardisk teman.

Lalu mana yang saya pilih, Mabit atau Madagaskar? Pertanyaan yang tidak perlu, sama saja anda menanyakan kepada saya apakah saya mau masuk surga atau tidak? Tentu saja saya ingin masuk surga, dan salah satu cara untuk mendapat tiket surga ya lewat ikut kegiatan mabit!

Memang pada awalnya saya enggan untuk ikut mabit, tapi saya akan memperoleh predikat bahlul  jika melewatkan kesempatan  untuk masuk surga melalui jalur khusus. Coba pikir seandainya saya tiba-tiba meninggal, bukankah lebih elok apabila berita yang beredar yaitu saya meninggal ketika tengah mengikuti kegiatan mabit, dibanding dikabarkan “Seorang Pemuda Tewas Di Kamar Kostnya Setelah Menonton Madagaskar”, kan tidak lucu?

Mabit, malam bina iman dan taqwa, bentuk kegiatannya kurang lebih ada kajian keislaman, istirahat, qiyamul lail, shalat shubuh berjamaah, tilawah bareng, olahraga. Coba amati, berapa banyak pahala yang bisa kita raih dalam satu kali mabit. Alhamdulillah mabit yang saya ikuti kemarin ternyata tidak sedikit yang saya bayangkan, cukup banyak mahasiswa yang tidak mudik bahkan salah satu peserta adalah dosen, jarang-jarang bukan ada dosen yang mau tidur bareng mahasiswanya!

Lewat mabit, anda bisa mengupgrade tsaqafah (pengetahuan) islam. Bagi saya mabit kemarin, saya mengetahui kondisi negeri-negeri kaum muslim yang tengah tertindas-teraniaya seperti Plestina, Syria, Rohingnya, atau Indonesia sendiri dimana nasibnya kurang lebih sama yaitu tidak diterapkannya hukum-hukum Islam di tengah-tengah mereka dan para penguasa mereka adalah sahabat karib negeri penjajah barat.

Tentang Madagaskar, aku bisa menontonnya di lain waktu. Apa yang dirugikan dengan menontonnya di lain kesempatan, hanya saja dari kejadian ini membuat saya terusik. Diajak ikut mabit saja, saya masih berat, berpikir dua kali, atau masih menimbang-nimbang. Jangan-jangan mata hati saya kotor sehingga dengan mudahnya ditipu daya oleh syaitan.

Ya Rabb jadikan hamba ‘golput’ yaitu orang-orang yang ringan dalam berbuat kebajikan, bukan sebaliknya mudah untuk berbuat maksiat. []

5 thoughts on “Mabit atau Madagaskar?

  1. saya jadi kangen sama mabit…😦

    eh, salam kenal mas Peta, afwan langsung komen aja, kapan2 nongkrong saya ya, hehehe😀

    jazakallah khatsiran, tapi saya sangat salut sama mas peta pemikirab, istiqomah dalam menulis, produktif banget lah,😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s