Gak Jadi Wisuda!

Langit kota Surabaya terpantau cerah. Sebuah pertanda jika nanti siang cuaca akan panas terik seperti halnya hari-hari sebelumnya. Cuman hari ini hari spesial bukan saja karena hari ini hari minggu hari libur, tapi hari ini merupakan wisuda ke-107 bagi mahasiswa kampus perjuangan. Diantara ribuan mahasiswa itu salah satunya adalah Bhumi.

Pagi-pagi aku menyempatkan diri untuk menjumpai Bhumi. Ingin aku ucapkan selamat dan sukses atas kelulusannya. Barangkali saat ini dia sedang bersiap-siap. Memakai toga, dan tentu saja topi wisudawan. Ah membayangkan Bhumi mengenakannya membuatku tertawa, dia bakal mirip para penyihir lengkap dengan jubah hitamnya.

Nah itu dia. Tapi dia sedang…

“Mi kog malah nyuci. Kau tidak sedang mencuci jubah hitammu kan?”

“Jubah hitam apa!” jawab Bhumi.

“Jubah hitam buat acara wisuda hari ini. Bukannya kamu ikut wisuda.”

“Wisuda. Oh ya hari ini wisuda ya!” kata Bhumi mengkucek pakaiannya.

“Gimana sih.. Jam berapa sekarang? Ayo cepat sebelum kamu terlambat.”

“Aku gak jadi ikut wisuda Pet.”

“Gak jadi gimana. Maksudnya gak jadi lulus sekarang.”

“Aku sudah lulus. Di belakang namaku sudah resmi menyandang gelar S.T., Sarjana Teknik. Tapi aku tidak ikut wisuda, itu saja!”

“Lha terus ijazahmu gimana, siapa nanti yang ngambil?”

“Gampang, aku bisa mengambilnya besok di bagian akademik mahasiswa.”

“Ah sayang Mi, kau jadi tidak bisa merayakan masa terakhirmu menempuh studi di kampus.”

Bhumi terdiam. Dia kini memandangku. “Pet, kau kira aku kuliah cuman untuk mendapat ijazah! Salah besar kau. Ijazah itu hanya selembar kertas. Tidak sebanding dengan ribuan kertas yang aku gunakan untuk mengenyam pendidikan selama di bangku kuliah. Dan kata siapa hari ini hari terakhir studiku. Selama beratapkan langit, selama kaki masih berpijak pada tanah, selama itu pula aku akan terus melanjutkan studiku. Tak apa aku di drop out di dunia, tapi ikut wisuda di akhirat sana.”

“Universitas kehidupan ya Mi. Tapi tetap ingin ku ucapkan, selamat dan sukses buat kelulusanmu ya Mi!” []peta

3 thoughts on “Gak Jadi Wisuda!

  1. saya juga dulu pengennya ga ikut wisuda, tapi wisuda itu sebenernya buat orang tua sih..mereka kan bangga, pengen lihat anaknya di-wisuda setelah dia biayai kuliah susah2. saya sendiri sih sebenernya males banget, wisuda kan cuma seremoni belaka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s