Inflasi Hari

Di balik selimut menggigil berlindung dari sinar mentari yang memanggil

Melewatkan lukisan jingga yang terpampang dengan indahnya

Burung-burung bersorak sorai sebelum jalanan berganti ramai

Disesaki kuda besi memecah kesunyian sepi

Berlalu lalang tiada henti sampai dini hari

Mengepulkan asap menggumpal kecil-kecil bersemayam di rongga paru

Mata terkantuk menyelimuti pekerja yang lembur malam tadi

Berharap gaji bisa naik lagi mengikuti harga yang mengalami inflasi

Di tengah rutinitas hidup yang terus berulang mematikan kreatifitas

Timbul pertanyaan yang bisa meruntuhkan keyakinan

Untuk apa aku hidup, Tuhan?

(@petapikir)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s