Ketika Hijab Menjadi Fitnah

Kerudungmu menarik warna warni rupanya
Stylish dan modish,
Kiranya membuat hati bertanya
Ditujukan kepada siapakah gerangan, manusia atau Allah semata

Hijab sebaik-baik pakaian (muslimah)
Pelindung harkat martabat perempuan,
Melindungi dari pelecehan
Dan juga sebagai bentuk ketaatan.

Kini ada pergeseran makna
Dari ketaatan menjadi trend semata
Semestinya pembeda tapi tiada beda
Antara muslimah dan wanita biasa
Hanya tambahan pada pembungkus kepala.

Ya kami ikut bangga
Ketika banyak yang mengenakannya
Menggembirakan,
Sekaligus memprihatinkan.

Menggembirakan,
Menutup aurat bukan lagi purba
Aurat wanita terjaga karena ia istimewa
Berbahagialah yang menjaga sampai tiba pemiliknya

Memprihatinkan,
Tatkala hijab dijadikan simbol dan aksesoris belaka
Sekedar pembungkus badan saja
Sementara perilaku dan pemikiran mengikuti barat sana.

Berhijab tapi perilakunya culas
Berhijab tapi berikhtilat dengan lawan jenis
Berhijab tapi pacaran
Berhijab tapi jalan berduaan sambil pegangan tangan
Berhijab tapi berlenggak lenggok di panggung
Berhijab tapi mendayu-dayu di depan mikrophone.

Hijab menjadi fitnah
Menjadi ikon murah demi mendulang rupiah
Adanya world muslimah
Menjadi bukti tak terbantah.

Artis yang dulunya suka pamer dada
Mendadak mengulurkan kerudung di atas gamisnya
Adapula koruptor wanita
Di pengadilan, hijab menjadi penutup malunya.

Hijab itu berarti kesederhanaan, melindungi keindahan
Bukan perhiasan, ia penutup perhiasan
Sebuah usaha agar diperhatikan Allah
Bukan supaya diperhatikan manusia.

Prosa ini bukan karena benci namun peduli
Bukan sindiran namun perhatian
Tentu dalam doa, selalu kami panjatkan
Agar setiap Muslimah yang berjalan menuju ketaatan,
Dimudahkan dalam menyempurnakan.

@petapikir (paragraf dua terakhir diambil dari kulwit ust @felixsiauw)

(Hijab Syar’i)

4 thoughts on “Ketika Hijab Menjadi Fitnah

  1. Mungkin perempuan-perempuan yang semacam itu masih dalam tahap belajar… pelan-pelan mereka bakal paham soal hakikat jilbab dan mulai berniat mengenakannya dengan lebih tertutup dan syar’i. Di lingkungan saya juga gitu sih, temen-temen yang dulu gak berhijab, jadi berhijab–awalnya modis, tapi pelan-pelan mereka nambah ilmu, lama kelamaan jilbabnya semakin lebar, dan warnanya semakin kalem.

  2. ketika HIJAB tidak lagi menjadi simbol, baiknya akhlak seorang muslimah, tp sungguh disayangkan, krn hijab tsb hanya digunakan sebagai asesories.. sungguh ironis, peran pemikiran yang kini merajalela, menyedihkan….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s