(belum) Merdeka!

Enam puluh delapan tahun merdeka
Benarkah, kata siapa?
Kemiskinan dimana-mana
Kesenjangan antara rakyat dan pejabat kian menganga

Beberapa kali berganti Orde
Dari yang lama sampai baru
Dari reformasi ke demokrasi
Bukannya sejahtera tapi membawa nestapa

Beberapa kali ganti penguasa
Dari insinyur diambil alih panglima
Bergilir mulai ulama, wanita,  sampai tentara
Belum lepas derita!

Semenjak empat lima
Dasar negara adalah pancasila
Nyatanya simbol belaka
Kebijakan makin liberal
Menguntungkan pemilik modal, para kapital

Lihatlah UU Minerba
Lihatlah sumberdaya alam kita
Lepas dari genggaman
Berpindah tuan, dari belanda ke amerika

Freeport di papua
Chevron di sumatera
Newmount di sumbawa
Lalu dimanakah tanah air kita?

Tiap tujuh belas agustus
Diwarnai balap karung, panjat pinang, kembang api meletus
Tak ada perubahan
Kedaulatan masih dipertanyakan

Senang mengekor pada asing
Daripada baju tersingsing
Krisis multidimensi, krisis identitas
Banyak dari segi kuantitas, kalah secara kualitas

Kita belum merdeka kawan
Tidak dijajah tapi belum lepas dari penjajahan
Jika semua cara telah dilakukan
Kenapa kita tidak berpaling kepadaNya?


(Surabaya, 2013)

2 thoughts on “(belum) Merdeka!

  1. ada yang menolak mencampuradukkan kondisi ekonomi dg kemerdekaan. kerjasama ekonomi yg akhirnya dinilai menindas tidak dianggap hal wajar dalam perilaku ekonomi. walau ada juga yg beragumen, secara konstitusi merdeka, tapi tidak secara hakiki. itulah indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s