Menapaki Diri

Disini.. aku disini masih beratap langit berpijakan bumi
Ditemani sepi berkelana mengisi fananya hari menyusuri relung hati
Melangkah makin jauh, kayuh ku makin tak bertepi
Entah apa yang kucari apakah akan membawa arti
Bisa jadi aku akan lelah, berbaring di kanvas memberi waktu untuk bernafas
Sedangkan sang pencabut nyawa adalah mahkluk ciptaanNya yang selalu tepat waktu dan teliti
Sudah tidak bisa ditangguhkan atau mundur ke belakang dan tidak mungkin salah orang..

Akan menjadi apa aku ini, ditentukan oleh tiap pilihan yang aku pilih
Aku yang akan mendatang adalah akumulasi pilihan yang telah aku langkahi
Letih jika mengikuti kebanyakan orang yang berpikiran terbelakang
Mereka yang impiannya sebatas dunia tidak berbuat untuk mengkavling surga
Aku akan memilih yang sedikit walau jalan terjal berbukit
Jalan yang mengantarkan pada ridho Ilahi..

2 thoughts on “Menapaki Diri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s