Pancasila VS Islam?

Tulisan ini bukan bermaksud untuk mempertentangkan antara asas Pancasila dan Islam, mengadu dombanya, atau mencari mana yang asas yang lebih ‘sakti’, apakah Pancasila atau Islam? Toh kalaupun benar-benar ingin dicari mana asas yang lebih unggul maka Pancasila sebagai kumpulan nilai filosofis hasil pemikiran manusia, sedangkan Islam adalah agama dengan seperangkat aturan-Nya mewakili keagungan langit, lantas mana yang lebih unggul?

Para founding father negeri ini selain ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, juga ikut merumuskan filosofi bangsa Indonesia. Sebuah filosofi yang konon membuat iri bangsa-bangsa lainnya karena mampu menyatukan kemajukan yang ada di Indonesia. Set of philosophy tersebut adalah Pancasila, sebuah seperangkat pandangan filosofis tentang ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan yang kemudiaan dijadikan dasar negara.

Hanya saja para founding father negeri ini juga pernah menyatakan kalau Pancasila itu adalah saripati dari ajaran Islam. Dan hal tersebut sepertinya diamini oleh sebagian kalangan umat Islam di Indonesia. Karena itu di negeri ini tidak heran jika ada kelompok masyarakat yang berasaskan Pancasila dan ada pula berasaskan Islam. Apakah kelompok tersebut bertentangan? Jika menilik pada Pancasila yang tidak bertolak belakang dengan Islam, sudah semestinya antar kelompok tersebut tidak bertolak belakang juga.

Permasalahannya adalah pada Pancasila itu sendiri. Sebagai set of philosophy ternyata Pancasila sebatas gagasan-gagasan filosofis belaka. Menurut Ismail Yusanto, sebagai seperangkat pandangan filosofis, Pancasila tidak mencukupi untuk mengatur negara ini. Padahal untuk mengatur sebuah negara tidak hanya diperlukan gagasan filosofis, tetapi juga pengaturan yuridis yang mencakup apa yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan.

Maka ketika pemerintahan orde lama sistem yang dianut adalah sosialisme, pada orde baru beralih pada kapitalisme, sedangkan pemerintahan sekarang menurut banyak pengamat mengarah pada sistem neo-liberal. Jadi semenjak indonesia merdeka, dalam mengatur negara ini pemerintah yang berkuasa ternyata menggunakan sistem dari ideologi yang berbeda-beda, meski semua mengaku melaksanakan Pancasila.

Justru asas Islam – yang tidak bertolang belakang dengan Pancasila – malah yang dianggap tidak pancasilai. Padahal krisis multidimensi yang terjadi pada negeri ini mulai SDA alam yang banyak dikuasai oleh asing, kemiskinan, korupsi, kemerosotan moral, dsb, lahir dari kebijakan yang kapitalis ataupun liberalis.

Jadi bagaimana meng-satu ring-kan antara Pancasila dan Islam, wong Pancasila dianggap ‘juice’-nya Islam. Masa’ jeruk makan jeruk! []peta

11 thoughts on “Pancasila VS Islam?

  1. jika saja asas/aturan yng diterapkan dinegeri kita bersumber dari islam yang berpedoman pada Al-qur’an dan As-sunnah, insyaallah, negeri ini aman, damai dan tentram๐Ÿ˜€

    salam ukhuwah balik dari sul-sel๐Ÿ˜€

  2. Tepat sekali. Pertanyaan bagaimana meng-satu ring-kan antara Pancasila dan Islam adalah pertanyaan yang belum tuntas, menurut saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s