Tukang Nyuci?


Awal-awal kuliah aku ingat dekat kampusku disana-sini dibuka warung internet (warnet) baru. Warnet-warnet itu saling berlomba untuk memberikan nilai lebih pada warnetnya masing-masing untuk menarik minat para pelanggan, siapa lagi kalau bukan mahasiswa. Misal ada yang menarik tarif lebih murah perjam-nya, memberi bonus internet gratis bagi pelanggan tetap (member), ruang ber-AC, atau copy film terbaru gratis. Aku ingat waktu itu aku pernah bergadang di sebuah bilik warnet berukuran 0,5 x 0,5 m hanya untuk mengerjakan tugas dan esok pagi tugas harus dikumpulkan sebelum dosen mengajar. Sebenarnya bukan tugas yang sulit, tapi akan terasa sulit bagi orang yang tidak biasa bersentuhan dengan komputer apalagi keyboard-nya dan masih asing dengan istilah google, browing, website.

Kini zaman warnet sepertinya sudah mulai tergeser sama halnya dulu warung telepon (wartel), perlahan warnet tergantikan oleh wifi hotspot, atau modem. Aku sendiri memanfaatkan wifi di kampus sehingga bisa berselancar ria sepuasnya tanpa takut terkena tarif internet, barangkali nyamuk yang membuatku tidak betah berlama-lama. Tarif internet via modem yang semakin murah, sepertinya juga turut andil menggeser popularitas warnet. Aku lihat sekarang malah anak-anak sekolahan yang keluar masuk warnet. Sejauh yang aku amati mereka menggunakan internet untuk bermain game online, aku harap sekedar itu saja tidak sampai browsing yang ada apanya.

Bangunan yang dulunya adalah warnet mulai berubah fungsi ada yang menjadi rental Play Station, warung tegal, atau tempat laundry. Khusus yang terakhir itu, aku lihat mulai marak bermunculan tempat laundry bak jamur dimusim hujan yang enak dijadikan sego jamur. Radius 500 meter dari kost ku saja ada 3 tempat laundry. Banyaknya tempat laundry baru menandakan jasa laundry ini sangat dibutuhkan terutama oleh mahasiswa. Barangkali dengan banyaknya tugas yang menumpuk dan bergejibun, mahasiswa seakan tidak punya waktu untuk mencuci pakaiannya sendiri. Yah aku memaklumi hal tersebut. Apakah artinya aku termasuk salah satu pemakai laundry? Oh maaf bukannya aku sombong, tetapi selama ber-status mahasiswa (sekarangpun juga mahasiswa) aku tidak pernah melaundry-kan pakaianku alias aku mencuci sendiri pakainnya termasuk juga sempakku.

Aku masih punya waktu untuk mencuci pakaianku sendiri meski cuma satu minggu sekali. Aku sengaja ‘menumpuk’ pakaian kotor ku terlebih dahulu sebelum mencucinya, tapi sialnya jika baju-baju itu terlihat menggunung aku malah ‘berat’ mencucinya. Tapi mau bagaimana lagi, anggaran untuk laundry tidak ada dan hari senin selalu ada maka cucilah sebelum orang lain mencucinya, oh maksudku sebelum teman sekamarku membuangnya dikira baju rombeng.

Mengenai cuci-mencuci, aku ingat perkataan seorang ustad yang aku minta untuk mengajar bahasa Arab pada minggu pagi saja tapi beliau keberatan karena waktu minggu pagi digunakan oleh beliau untuk mencuci pakainnya. “lho kenapa gak istrinya saja Tadz?” tanyaku. Beliau menjawabnya bahwa tugas utama seorang istri itu ada dua yaitu mendidik anak-anaknya dan merawat tubuh/kecantikkannya. Jadi tugas mencuci itu bukan tugas istri, jika kau meminta istrimu untuk mencuci bajumu maka kau hanya minta tolong kepadanya. Aku menganguk-anggukkan kepala pertanda tidak mengerti di tidakmengertinya pernyataan tadi. Aku berangan jika punya istri nanti barangkali aku akan sering mengucapkan, “minta tolong ya dik..” []dnk

16 thoughts on “Tukang Nyuci?

  1. sama dengan kakak, ak jg suka internetan, khususnya buat browsing + ngeblog ka..
    sip2, “cucilah sblm orang lain membuangnya”🙂 bisa jg berarti mandiri ka, aku sj belum bisa mandiri ka… dan kini sdg belajar untuk mandiri ka🙂

  2. Istrinya yang nyuci, suaminya yang njemur. Saling membantu sesuai dengan kemampuan. Masih kuat kan kalo jemurannya diatas genteng?😀

  3. “tugas utama seorang istri itu ada dua yaitu mendidik anak-anaknya dan merawat tubuh/kecantikkannya. Jadi tugas mencuci itu bukan tugas istri”

    Kayaknya mohon ijin kopas dan di print yang gede nih:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s