[Review] The Happiness Project

“THE HAPPINESS PROJECT” buku yang mengisahkan kisah nyata seorang perempuan (Gretchen Rubin) dalam menemukan kebahagiaan bulan demi bulan dalam setahun. Caranya, setiap bulannya Gretchen membuat satu resolusi dan kemudian menjalaninya untuk menemukan mana yang berhasil membuatnya bahagia dan mana yang tidak.

Semua penemuannya tentang kebahagiaan berkisar dari hal-hal yang sangat praktis sampai hal-hal yang bersifat mendalam, sehingga tanpa anda sadari dari hal-hal kecil atau sepele sudah bisa membuat anda bahagia.

Gretchen menulis pengalamannya dengan sederhana tapi memukau selain itu menghibur dan tentu saja enak dibaca.

Berikut kata-kata yang menarik dalam buku ini sekaligus tips bagi kita untuk bisa lebih bahagia. Karena seperti yang tertulis dalam buku ini “jika kita bahagia maka orang-orang disekitar kita juga ikut merasa bahagia”.

  1. “Betapa indahnya hidupku! Kalau saja aku menyadarinya lebih awal” (Hal. 3)
  2. Aku tidak sebahagia yang bisa kuraih, dan hidupku tidak akan berubah, kecuali jika aku mengubahnya (Hal. 3)
  3. Persahabatan adalah kunci menuju kebahagiaan, dan tentu saja aku ingin mempererat tali persahabatanku (hal. 10)
  4. Kita dapat memilih apa yang kita lakukan; kita tidak dapat memilih apa yang ingin kita lakukan (hal. 13)
  5. Apa yang kita lakukan setiap hari lebih penting daripada apa yang kita lakukan hanya sekali (hal. 13)
  6. Hal yang menyenangkan bagi orang lain belum tentu menyenangkan bagi kita – dan sebaliknya (hal. 13)
  7. Aku ingin mengubah hidupku tanpa mengubah kehidupanku, dengan cara menemukan lebih banyak kebahagiaan (hal. 14)
  8. Orang yang bahagia lebih alturistik, lebih produktif, lebih suka menolong, lebih disukai, lebih kreatif, lebih ulet, lebih tertarik kepada orang lain, lebih ramah dan lebih sehat (hal. 17)
  9. Aku tidak mau menunggu terjadi krisis dulu untuk menata kehidupanku (hal. 17)
  10. Merasa bahagia dapat membuat kita bersemangat, dan pada saat yang sama, merasa lebih bersemangat dapat membuat kita lebih mudah terlibat dalam berbagai kegiatan – seperti pergaulan sosial dan berolahraga – yang dapat meningkatkan kebahagiaan. Sejumlah kajian juga menunjukkan bahwa ketika kita merasa penuh semangat, rasa percaya diri kita juga meningkat (hal. 20)
  11. Menjelang waktu tiur, jangan malekukan pekerjaan yang mengharuskan pikiran kita tetap waspada. Usahakan agar udara di kamar tidurmu agak sejuk Lakukan beberapa gerakan peregangan sebelum tidur. Juga – dan ini penting – karena cahaya yang terang bisa membingungkan jam tubuh sirkadian, usahakan agar cahaya lampu redup menjelang tidur Juga, pastikan kamarmu benar-benar gelap ketika lampu dimatikan (hal. 22)
  12. Sebagaia kegiatan minimum untuk selalu sehat, kita harus berusaha melakukan 10.000 langkah sehari – angka yang juga dilaporkan membuat kebanyakan orang tidak naik berat badannya (hal. 28)
  13. Orang yang sedang diteliti biasanya meningkatkan kinerja mereka, hanya karena merekan merasa lebih diperhatikan (hal. 28)
  14. Hanya memiliki sedikit pilihan pakaian ternyata membuatku merasa lebih bahagia. Walaupun kita berpendapat bahwa kita ingin memiliki banyak pilihan, pada kenyataanya, memiliki terlalu banyak pilihan justru dapat mengecilkan hati. Alih-alih membuat kita merasa lebih puas, banyaknya pilihan sebenarnya dapat membuat kita kewalahan (hal. 35)
  15. Salah satu kesenangan kecil dalam kehidupan adalah mengembalikan sesuatu ke tempatnya yang benar (hal. 39)
  16. Merapikan berbagai hal yang tidak rapi ternyata sangat menenangkan pikiran, dan melakukan sesuatu dengan menggerakkan badan membuatku sadar bahwa aku sudah lelah (hal. 39)
  17. Kadang bagian tersulit dalam melakukan suatu tugas adalah memutuskan untuk melakukannya (hal. 42)
  18. Salah satu cara terbaik untuk memperbaiki suasana hati adalah merekayasa keberhasilan yang mudah diwujudkan, seperti menangani tugas yang sudah lama tertunda (hal. 42)
  19. Untuk mengubah perasaan, kita harus mengubah tindakan (hal. 43)
  20. Hal yang paling cepat memupus perasaan persahabatan (dan gairah) adalah mengomel. Pokoknya, mengomel tidak ada gunanya (hal. 50)
  21. Laki-laki dan perempuan memang sependapat bahwa berbagi dan membuka diri itu penting, tetapi menurut perempuan, saat akrab adalah saat sedang bercakap-cakap bertatap muka, sedangkan laki-laki merasa akrab ketika merasa bekerja atau bermain sambil duduk di samping seorang (hal. 62)
  22. Tidak ada cinta, yang ada hanyalah bukti adanya cinta (pierre reverdy, hal. 66)
  23. Untuk menjadi bahagia, aku harus membayangkan tentang merasa baik, merasa butuk dan merasa benar (hal. 78)
  24. Tantangan dan hal-hal baru adalah unsur terpenting untuk meraih kebahagiaan (hal. 89)
  25. Ketika murid sudah siap, guru pun muncul (hal. 90)
  26. Sebuah tugas kecil setiap hari, jika benar-benar dilakukan setiap hari, bisa mengalahkan hasil kerja keras yang dilakukan satu kali (anthony tropolle, hal. 92)
  27. Hidup ini lebih menyenangkan jika aku mewujudkan resolusiku (hal. 112)
  28. Hari-hari yang panjang, tetapi tahun-tahun yang pendek (hal. 116)
  29. Menyangkal perasaan buruk justru memperkuat perasaan tersebut; mengakui perasaan buruk memungkinkan perasaan yang baik kembali dirasakan (hal. 120)
  30. Sering melakukan kegiatan yang menyenangkan adalah faktor kunci untuk hidup bahagia; orang yang bergembira ternyata dua puluh kali lebih mungkin untuk merasa bahagia (hal. 135)
  31. Semua ini bukan semata-mata apakah aku sebenarnya bisa lakukannya hal-hal itu, tetapi lebih tentang apakah aku sebenarnya ingin melakukannya. Atau cukup mau berkorban untuk berusaha mewujudkannya (hal. 148)
  32. Salah satu cara terbaik untu membuat diri kita bahagia adalah dengan membuat orang lain bahagia. Salah satu cara terbaik untuk membuat orang lain bahagia adalah dengan membuat diri kita sendiri merasa bahagia (hal. 176)
  33. “Mencari penjelasan yang masuk akal” adalah cara yang lebih santun untuk mengatakan “memaklumi orang lain” (hal. 184)
  34. Orang bahagia lebih cepat menjadi kaya karena mereka lebih menarik bagi orang lain dan kebahagiaan membantu mereka meraih sukses (hal. 199)
  35. Terbaik memang baik, tetapi lebih baik adalah yang terbaik (lisa grunwald, hal. 213)
  36. Belilah barang yang diperlukan (hal. 218)
  37. Menuangkan gagasan sekaligus lebih baik untuk kreativitas daripada mengelurkan sedikit-sedikit (hal. 221)
  38. Kadang-kadang “nanti” itu sama dengan “tidak pernah” (hal. 224)
  39. Sebuah tema umum dalam agama dan filsafat, serta juga dalam aneka kisah tentang bencana, adalah peringatan untuk benar-benar menikmati kehidupan dan bersyukur di masa sekarang. Sering kali kita menghargai hal-hal yang kita miliki setelah dilanda musibah (hal. 238)
  40. Hari demi hari bisa terasa panjang, tetapi tahun bisa terasa amat singkat (hal. 239)
  41. Orang selalu bersyukur merasa lebih bahagia dan lebih puas dengan kehidupan mereka; bahkan merasa lebih sehat secara fisik dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk berolahraga (hal. 243)
  42. Sungguh bersikap murung; sulit bersikap riang (hal. 258)
  43. Pekerjaan yang terbaik adalah yang pling tidak terpaksa dilakukan (hal. 281)
  44. Berpikir tentang kebahagiaan telah membuatku jauh lebih bahagia daripada sebelum aku memikirkan kebahagiaan (hal. 282)
  45. Jika aku ingin menemukan kebahagiaan, aku harus membawa kebahagiaan itu bersamaku (hal. 289)
  46. Memasak sendiri selalu lebih murah daripada makan di luar (hal. 293)

Judul : The Happiness Project (Proyek Kebahagiaan)

Penulis : Gretchen Rubin

Penerbit : Gramedia

 

Review oleh peta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s