Quotes Pertemanan

Setelah menulis beberapa quotes mulai tentang buku, hidup, mimpi dan impian bahkan sampai kematian, aku mencoba memikirkan untuk menulis quotes tentang teman. Tapi setelah beberapa hari dipikirkan hasilnya tak sepatah quotes yang aku telurkan.

Memang gampang-gampang susah menulis sebuah quotes karena biasanya berdasar yang ku alami dalam kehidupan sehari-hari. Bukan berarti karena  aku tidak berhasil menulis quotes tentang “teman” maka kalian kira dalam keseharianku, aku tidak dikelilingi oleh lingkaran pertemanan? Tidak juga. Aku rasa stock teman ku sangat banyak, meski aku akui pertemanan di facebuk ku cuman mencapai 600-an orang. Sangat sedikit dibandingkan pertemanan pada akun temanku yang lain yang bisa mencapai lebih dari seribuan orang atau bahkan sudah ada yang lebih kuota pertemanan (lima ribu orang).

Sedangkan lingkaran pertemananku mulai berbagai beda latar belakang mulai dari teman kampus, teman satu angkatan, teman satu jurusan, teman rohis, teman pergerakan, teman sedaerah bahkan teman yang “tidak dikenal” kenalnya cuman gara-gara satu favorit klub sepak bola. Terkait teman kampus, ini lah enaknya jadi mahasiswa angkatan tua karena mulai angkatan bawah sampai mahasiswa baru kalau ketemu sering nyapa sampe nunduk-nunduk (gapapalah yang penting gak nanduk aja). Sudah semestinya seorang teman yang bertemu akan melakukan ritual saling sapa karena teman adalah orang yang akan selalu menyapa mu saat melihat atau ketika  bertemu denganmu.

Aku rasa mengenai pertemanan aku sudah lulus uji kompetensi. Mungkin pandanganku saja yang menganggap teman hanyalah ikatan lebih rendah daripada persaudaraan yang membuatku tidak respek tentang ikatan pertemanan. Dalam pandangan Islam, sesama muslim adalah bersaudara. Jadi aku seorang muslim maka aku saudara bagi muslim yang lain begitu juga sebaliknya. Selama ini aku sudah menganggap orang-orang sekelilingku sebagai saudara khususnya lagi seorang muslim. Sedangkan untuk lainnya aku rasa sama, karena manusia tetaplah anak manusia. Aku bahkan bermimpi suatu saat tidak ada lagi namanya ngurus visa untuk berkunjung ke luar negeri khususnya negeri muslim karena yang aku lakukan hanya mengunjungi saudara muslim ku yang lain, jadi untuk apa perlu izin dengan ngurus visa padahal bumi ini sama-sama milik Allah Swt.

Pertemanan dalam islam sangatlah unik karena yang menyatukan mereka bukan lah sama-sama fanatik sebuah klub sepak bola, berdasar warna kulit, ras, suku atau bahasa tapi lebih luas daripada itu yaitu akidah yang sama, beriman kepada Allah Swt. Nah yang muslim sudahkah kau merasakan indahnya balutan rasa persaudaraan? []peta

Nb : jadi teringat dengan nasib muslim Rohingya dan muslim di belahan bumi lainnya yang sedang teraniaya, Semoga Allah SWT memberi kesabaran, ketabahan dan pertolongan-Nya.

6 thoughts on “Quotes Pertemanan

  1. sepertinya kalau visa masih akan menjadi aturan yang dalam waktu dekat ngga akan dihapuskan deh mas, buat mencegah masuknya penjahat juga sih..

    • Yupz, sya harap di masa mendatang masalah visa ini tdk terlalu ribet.. sya terisnpirasi dari traveller masa lampau yg bisa dtang ke negara mana saja tanpa repot-repot ngurus “visa” bahkan dulu naik haji aja gk usah pake “visa”..

      terimakasih sudah berkunjung..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s