L300 In Memorian

“Tiada hari tanpa laptop!” pernyataan tersebut belum tentu benar, hanya saja setelah 3 hari 3 malam tidak bersentuhan dengan laptop hasilnya aktifitas seharianku benar-benar terganggu. Dari yang sekedar mendengarkan musik atau Al Qur’an mp3 yang aku putar berulang-ulang supaya cepat hafal tapi tidak hafal-hafal, brusing internet, kasak-kusuk di KasKus, nemui mbah google sampai les privat ke Prof Wikipedia, semua biasa aku lakukan lewat laptop ku itu. Sayangnya laptop yang kurang lebih 4 tahun ikut menemani ku kuliah, sekarang terbaring lemah di meja tukang servis. Kata tukang servis, keadaanya sangat parah dan untungnya segera diservis karena bisa jadi laptop ku yang sering restart sendiri nanti bisa jadi nge-restart tapi gak hidup-hidup lagi.

Selama 4 tahun bersama tentu banyak kenangan ku dengan dia, misal betapa panasnya laptop ku waktu itu karena aku peras untuk bermain game Counter Strike (sekarang tidak lagi karena aku sadari laptop ku bukan lah termasuk High resolution), aku juga pernah memaksa dia untuk mengetik laporan setebal seratusan lembar dalam semalam, meski demikian dia tetap setia untuk menemani ku.

Aku benar-benar berterima kasih kepadanya. Bodohnya aku, aku baru mengucapkan terima kasih setelah aku akan kehilangannya. Aku baru menghargai keberadaanya jika dia tidak disampingku lagi. Aku merasa bersalah karena tidak membelikan laptop ku screen cleaning kit atau kipas cooler sebagai tanda terima kasih ku padanya.

Dari rusaknya laptop ku tentu aku dapat pelajaran berharga, manusia akan belajar untuk bersyukur dan menghargai ketika telah kehilangan. Aku tidak akan berbuat tingkah bodoh dengan sekali lagi terlambat untuk menunjakkan sikap terima kasih ku kepada orang-orang yang aku sayangi sebelum aku kehilangan mereka. Aku akan membalas jasa-jasa orang tua ku (meski aku sadari, apa yang aku berikan tidak akan impas membalas keikhlasan abah dan umi), setidaknya suatu saat aku akan membuat mereka bangga. Ucapan terima kasih juga kepada saudaraku terutama kakak ku yang membelikan laptop satellite L300 itu, dan juga teman-teman ku meski kalian bukan teman yang baik tapi kalian yang terbaik yang aku miliki saat ini.

Yah, kehilangan adalah nasehat terbaik untuk selalu bersyukur atas apa yang kita miliki sekarang. []peta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s