Thank You Gretchen

Hari yang menyenangkan, pertama setelah sekian lama aku tidak lari pagi (mungkin sudah sekitar 2 abad aku tidak melakukannya), sabtu pagi tadi aku bisa lari pagi mengelilingi lapangan Kampus. Yang baru aku sadari adalah suasana kampus di pagi hari begitu tenang dan damai dengan udaranya yang masih perawan, ditambah kampusku yang terkategori hutan kampus dengan pohon-pohonnya rindang.

Hal yang menyenangkan kedua adalah aku menemukan fun page Gretchen Rubin. Siapakah dia? Dia adalah penulis buku bestseller “The Happiness Project”, buku yang aku sedang baca dan aku pikir aku terkagum-kagum dengan buku itu. Buku tersebut mengisahkan tentang kisah nyata seorang perempuan dalam menemukan kebahagiaan bulan demi bulan dalam setahun, kemudian apa yang disebutnya “Proyek Kebahagiaan”. Gretchen menuliskan pengalamannya ini dengan sangat cemerlang sehingga membuat buku tersebut begitu memukau sekaligus menghibur; membuka pikiran sekaligus enak dibaca!

    Membaca buku tersebut semakin menguatkan tentang pendapatku akan kebahagiaan, “berpikir bahagia adalah kebahagiaan itu sendiri”. Aku pikir kebahagiaan hanyalah masalah persepsi, jika kita berpikir bahagia InsyaAlloh kita akan bahagia. Hanya saja jika engkau membaca buku tersebut akan menemukan cara-cara praktis untuk bisa bahagia bahkan dari hal sepele pun.

    Aku ingin menunjukkan kekagumanku pada buku itu dengan menulis pesan di wall fanpage Gretchen. Meski awalnya sempat ragu-ragu karena aku tidak fasih menulis dalam bahasa Inggris tapi pada akhirnya aku “memaksa” diriku untuk menulis tentang perasaanku mengenai buku itu. Bahasa yang disampaikan dari lubuk hati biasanya lebih mudah tersampaikan.

    Waw pesan ku ternyata ditanggapi oleh Gretchen yang berada di New York sana. Sebenarnya kalau aku lihat di wall-nya, banyak orang yang memberi apresiasi kepada buku-buku Gretchen dan hebatnya Gretchen membalas pesan dinding dari tiap orang. Aku pun juga tahu wajah Gretchen, dilihat dari foto profile-nya dia tampak bahagia (apalagi tahu kalau bukunya menjadi bestseller). Aku pikir aku akan mengirim pesan kepada penulis buku yang bukunya berhasil membuat ku takjub. Aku akan mengirim pesan kepada Divan Semesta atas novel Riang Merapi-nya yang membuat puyeng tapi seru, ust. Felix Siauw untuk buku sejarah Islam “Muhammad Al Fatih 1453” yang luar biasa, Zaynur Ridwan untuk novel-novel konspirasinya atau kepada Emha atau barangkali Ahmad Tohari. Pasti menyenangkan menunggu balasan dari mereka..  []peta

2 thoughts on “Thank You Gretchen

  1. sy pengen baca fatihnya felix xiau. sayangnya ada yang punya buku itu takut saya pinjami, karena khawatir gak kembali😀. Btw nulis udah sering, jadi kapan buat buku nih?

    • Eh ada kang divan..
      Klo buku sih draft nya udah ada kang tpi duit buat nerbitin yg gk ada, mw nabung dlu..🙂

      Makasih udah mampir di gubuk sya ini kang, jdi sungkan ne..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s