Ramadhan Dimanapun Dan Kapanpun!


Sudah beberapa hari yang lalu, Ramadhan yang mulia nan suci telah meninggalkan orang-orang yang tiap tahunnya mereka rindukan kehadirannya kembali bahkan dilepas dengan isak tangis karena dalam suasana Ramadhan pun, umat ini dirundungi kesedihan atas ditindasnya hak-hak kaum muslim dibelahan bumi lainnya.

Bagi ku bulan Ramadhan adalah bulan ajaib melebihi keajaiban yang keluar dari kantong ajaib Doraemon. Hanya di bulan Ramadhan kemaksiatan dapat turun drastis, aku rasa semaksiat maksiatnya manusia akan berpikir ratusan kali untuk berbuat maksiat di bulan Ramadhan, bulan dimana Allah Swt. Sang Pemilik Alam Semesta juga turut memuliakannya.

Di bulan Ramadhan pelacuran legal (lokalisasi) ditutup sementara. Artis-artis yang biasa memakai hotpans atau rok mini mendadak berkerudung atau berjilbab. Di bulan Ramadhan ini pula para koruptor memanfaatkannya untuk meminta maaf kepada rakyat kecil yang dirampas kesejahteraannya padahal meski rakyat memaafkan mereka bukan berarti proses hukum berhenti begitu saja.

Itulah keajaiban bulan Ramadhan, tidak hayal bulan Ramadhan adalah momen yang ditunggu, kapan lagi melihat pemandangan ketika malam harinya orang-orang baik laki-laki atau perempuan berbondong-bondong pergi ke masjid untuk sholat sunnah trawih. Bulan dimana engkau bisa menghabiskan 1 juz Al Quran padahal dihari biasa 1 lembar saja susahnya bukan main. Dan bagi para bujangan yang merindukan kehangatan tubuh pendamping hidupnya, yah Ramadhan sekali lagi benar-benar ampuh membelenggu hawa nafsunya itu!

Ramadhan adalah kebutuhan dan sepertinya kita tidak bisa menunggu sebelas bulan lagi untuk bertemu dengannya. Aku pikir, sebaiknya kita yang menyeret suasana Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari kita. Dan jika engkau berhasil melakukannya, jangan biarkan talinya putus lagi karena suatu saat apabila engkau jatuh di kubangan maksiat berlumpurkan dosa, berdoalah supaya Ramadhan-Ramadhan kita mampu mengangkat kita ke langit tinggi yang menuju ke jannah-Nya. []peta

————————————————————————————

Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri, saya ingin mengucapkan Taqobbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. kullu ‘aammin, wa antum bil khoir.

Mohon maaf apabila selama ini ada tulisan yang kurang berkenan..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s