Bumbu Rumah Tangga


    Usia pernikahan Udin tidak sampai 1 tahun, pengantin baru memang dan Udin paham betul bagaimana menjaga keromantisan rumah tangganya yaitu dengan “menggoda” istrinya.

 

    “Mi, misal nie ya. Ada Akhwat yang minta abi untuk melamar dia, sekali lagi ini cuman contoh aja Mi sapa tahu benar-benar terjadi. Bagaimana menurut Umi?” tanya Udin kepada Istrinya.

    Sang istri yang mendengar pertanyaan tersebut hanya diam dan menjawabnya dengan senyuman.

    “Bagaimana Mi, kog senyum-senyum saja. Umi nerima kan kalo abi poligami?” tanya Udin sekali lagi.

    “Kalau Abi mau poligami, umi siap kog Bi!” jawab istri Udin.

    “wah yang bener Mi!”

    “Ya umi siap.. siap angkat koper dari rumah!”

    “Yah kog gitu sih Mi. Tapi abi juga siap kog!”

    “O gitu ya, abi siap kalau umi ninggalin rumah..!”

    “Bukan Mi, abi siap ikut umi. Kalau Umi jadi surat, Abi siap jadi perangkonya..!” jawab Udin yang kemudian dapat cubitan manis dari istrinya.

 

    Ya begitulah sekilas kehidupan rumah tangga Udin, bagi Udin komunikasi itu sangat penting. Dengan sering komunikasi, kualitas hidup dan hubungan mereka dapat ditingkatkan. Sebelum menikah, Udin memang tidak tahu banyak tentang istrinya sehingga Udin tidak tahu cocok apa tidak nantinya. Tetapi kecocokan itu hanya apabila kita dapat menerima apa adanya pasangan kita.* []peta

 

NB:

* seperti yang dikisahkan oleh seorang kawan.

2 thoughts on “Bumbu Rumah Tangga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s