The Red Devils And Friends

    Suatu saat, persediaan rokok kretek Ki Bodo sudah mau habis dia berniat mau membeli 1 pack rokok kretek di warung gak jauh dari rumahnya. KI Bodo memang pecandu berat rokok kretek, apalagi ditambah kebiasaannya mengkonsumsi Kopi, “I Love U Pull, wwkwkwk” ya itu seperti itulah Ki Bodo. Pekerjaannya membuat jimat seperti pensil khusus buat menghadapi UN, jimat supaya cewek-cewek nempel kayak perangko, batu bertuah dan jimat lainnya sesuai kebutuhan dan ongkos konsumennya.

    Ki Bodo pun keluar rumah buat membeli rokok kretek. Gak tahunya pas di jalan dia melihat setan berkaos merah lagi nyantai di bawah pohon cemara.

    “Eh bro bukannya gangguin manusia, loe malah nyantai-nyatai disini! Jangan bilang loe mulai kapok gangguin manusia gara-gara manusia tidak tergugah imannya?” tanya Ki Bodo.

    “Tak kirain siapa! Nyantai aja bro.. loe bilang gue kapok gangguin manusia? wkwkwkwk malah sebaliknya bro..” jawab setan dengan tawa terbahak-bahak.

    “Maksud loe apa?”

    “Gini manusia itu sekarang kejebak ama jebakan gue, coba lihat sekarang banyak manusia yang makan dari hasil uang riba (bunga bank), padahal loe tahu sendiri kan makan dari hasil uang riba itu dosanya amat besar..”

    “Ckckkc benar loe bro, dosa terkecil dari makan hasil uang riba itu sama kayak berzina dengan ibu nya sendiri. Kaya’ bangsa kita ini, utangnya gak kebayar-bayar gara-gara bunga utangnya juga naik..!!”

    “Ya itu termasuk juga bro. Eh loe tahu gak, gedung yang bebas dari setan?” Tanya setan dengan antusiasnya.

    “Emang ada area yang bersih dari setan?” tanya Ki Bodo sambil garuk-garuk kepala.

    “Ada lah, coba liat tuh gedung DPR. Disana itu gak ada setannya karena disanalah aturan buatan manusia dibuat, aturan yang mengesampingkan aturan buatan Sang Maha Pencipta Allah SWT”. Syaitan kemudian melanjutkan perkataannya. “Gue kayaknya mau pensiun dini dari kerjaan gue yang sekarang bro!”

    “Lho kog bisa Tan” Ki BOdo makin keheranan.

    “Bagaimana mungkin gue menggoda para manusia, sedangkan kini mereka lebih jahat dari gue, lebih licik dari gue, lebih kafir dari gue, lebih munafik, lebih sombong, lebih kikir. Pokoknya para manusia itu sudah melebihi syaitan kayak gue ini, wkwkwkwk” Tawa syaitan makin menjadi sehingga amandelnya keliatan.

    “Dasar loe ya, emang benar-benar syeitan yang terkutuk!!”

    “Gue emang makhluk yang terkutuk dan dilaknat bro dan hanya manusia bodo yang mau ngikutin gue, contohnya kayak loe ..wkwkwk” []peta

One thought on “The Red Devils And Friends

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s