Gara-Gara YouTube


Aku gak nyangka sebelumnya, video yang aku liat di YouTube bakalan aku alami sendiri. Waktu itu aku terkena sindrom low motivation, obat generik yang pas cukuplah dengan menonton video inspiratif.

Video yang aku tonton berlatar belakang di jalanan India. Digambarkan keadaaan lalu lintas yang macet karena akses jalan terpotong oleh sebongkah pohon besar yang tumbang.

Bus, mobil, sepeda motor, becak bahkan ada mobil penjabat yang tidak bisa lewat alias macet total. Disana sudah ada Polisi LaLin, tapi percuma mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa. Sedangkan pengendara lain hanya bisa berlindung di dalam mobil mereka yang nyaman sambil membunyikan klakson berharap mobil di depannya menyingkir begitu saja.

Seorang anak kecil (sepertinya baru pulang dari sekolah) turun dari bus. Jalan kaki ke rumah sepertinya lebih baik daripada menunggu di dalam bus seharian. Tapi sama sepertinya pengendara-pengendara lain, pohon itu menghentikan langkah kaki si kecil.

Yah inilah klimaknya, tanpa diduga si anak kecil mendorong pohon tumbang itu di tengah derasnya hujan yang tiba-tiba turun. Memang anak kecil itu tidak akan sanggup mendorongnya, tapi pilihan yang diambil anak kecil itu telah mempengaruhi orang lain yang sibuk dengan urusannya masing-masing untuk ikut mendorong pohon bersama-sama.

***

    Aku juga mengalami kejadian yang hampir sama dengan yang ada di video tersebut. Kronologisnya, siang itu aku menaiki sepeda motor di jalanan Surabaya yang ramai lalu lalang kendaraan. Memasuki traffic
light, kendaraan mulai pelan dan berhenti.

Ketika traffic light berwarna hijau mobil di depan ku bukannya jalan tetapi malah mandek, aku mencoba merengsek maju dengan sepeda motorku. Yah aku mengerti kenapa mobil-mobil itu berhenti. Terdapat mobil ketika traffic
light berwarna hijau, mobil itu tepat mogok.

Aku terlambat menyadari, mobil itu mengangkut anak-anak dengan seragam merah putih. Anak-anak itu kemudian keluar dan mencoba mendorong mobil. Dalam hitungan detik aku tidak percaya, orang lain dan pengendara disekitarnya malah pergi begitu saja membiarkan anak sekolah mendorong mobil. Mereka tidak berpikir, sekuatnya-kuatnya anak SD mobil bukanlah benda yang seimbang untuk mereka dorong. Gerimis hujan yang turun memaksa anak-anak tadi untuk masuk kembali ke dalam mobil.

Yah seperti video tadi, terkadang dibutuhkan langkah kecil agar suatu problem dapat teratasi. Dan apapun pilihan yang engkau pilih akan mempengaruhi orang lain.

Salah seorang pengendara sepeda motor kemudian berhenti dan membantu mendorong mobil. Disusul tukang becak dan 2 pengendara sepeda motor lainnya. Mobil itu pun berbunyi tanda mesin bisa dinyalakan lagi. Artinya anak-anak tadi bisa pulang ke rumah tanpa basah kuyup.

TERIMA KASIH“, teriak anak-anak itu dari dalam mobil. Sepertinya teriakan itu sejenak menghilangkan rasa letih mendorong mobil. []peta

Nb:

* judul videonya (kalo tidak salah), anti racial and Unity is strength Corruption.

** jika kamu bertanya, apakah penulis juga membantu mendorong mobil? Coba tanya aja sendiri ke sopirnya.

8 thoughts on “Gara-Gara YouTube

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s