Menyelami Sungai Surgawi

“Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar” (QS. An-Nisaa’ : 13)

     Membaca Al Quran adalah memasuki ruang dimensi berbeda-beda. Membaca ayat tentang Surga, memberi gambaran akan kenikmatan yang tak pernah dilihat mata, tak pernah didengar telinga, dan tak pernah terlintas dalam pikiran bahkan oleh sutradara peraih Oscar sekalipun. Atau membaca ayat akan Neraka yang penuh dengan api berkobar-kobar memanggang para penghuni di dalamnya. Tiap ayat memberi sensasi yang berbeda, sensasi yang lebih dari sekedar sensasi plooong minuman Sprite.

         Bagi para pemuda bujangan, ada ayat tentang Bidadari. Bayang bidadari melebihi puncak angan-angan pria manapun. Para bidadari yang cantik jelita, bermata jeli, putih bersih, masih gadis perawan. Meskipun aku tidak pernah melihatnya, ku yakin melebihi bidadari bersayap yang jatuh dari langit di iklan Axe Provoke.

     Membaca ayat Qur’an membawa ku menyelam ke dalam surga yang mengalir didalamnya sungai-sungai. Aku membayangkan sungai surga dengan airnya yang dingin menyegarkan nan jernih tidak seperti sungai metropolitan berwarna hitam lebam. Samping sungai terhampar padang rumput hijau luas sejauh memandang, sekali-kali terlihat putik bunga berterbangan. Aku akan merebahkan tubuh ku disana, ditemani alunan Summer Parade dari petikan gitar akustik Depapepe. Makyuss!

     Hanya dalam angan! Akankah berhenti sampai dalam angan-angan? Aku harap tidak, dan aku tidak bisa berharap lebih. Rasulullah dan para Sahabat memang telah mengajarkan mendapat kunci surga. Tetapi mereka adalah manusia luar biasa. Bilal bin Rabah, pernah dicambuk dan ditindih batu besar. Mush’ab bin Umair, pembawa bendera pasukan di Perang Uhud hingga ia pun mati syahid di dalamnya. Abdurrahman bin Auf terlibat dalam perang Uhud dan perang Badar melawan musuh Allah. Mereka para Sahabat adalah calon penghuni surga. Bagaimana aku mengharap surga, menunggangi kuda saja aku belum pernah! [dnk]

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s