Negeri Mabok

    “Yang minum saya sendiri, yang mabok juga saya sendiri. Tubuh tubuh saya sendiri, terserah saya mau apakan, toh itu nanti urusan saya sendiri sama Tuhan”. Mungkin itu kata yang keluar dari orang mabok ketika kamu menasehatinya. Bukannya sadar malah kamu yang disemprot.

    “Udah, nggak usah ngurusin orang lain, urus diri aja belum becus”. Nah tu kan kena semprot lagi. Memang kalau dipikir-pikir kenapa juga kita ngurus orang lain, apalagi yang udah ngomong, “ini urusan gue, terserah gue”? Kenapa juga kita ngurus orang lain, punya hubungan darah saja tidak!

Sabar Sob, soalnya baginda Rasulullah SAW pernah bersabda, “Jauhilah khamer, karena sesungguhnya ia adalah kunci semua keburukan”. Karena khamer (miras) adalah sumber keburukan, maka benih-benih nya dapat menumbuhkan kejahatan mulai dari perjudian, perampokan, pemerkosaan bahkan sampai pembunuhan. Dan orang yang dibunuh bisa saja teman yang kita sayangi atau sanak keluarga yang kita cintai.

    Yang mabok memang dia sendiri tapi efeknya bisa membahayakan orang lain. Afriani Susanti, cewek labil ini bisa berubah menjadi mesin pembunuh dibawah pengaruh alkohol dan narkoba. Setelah semalamnya berpesta minuman keras dan ekstasi, mobil yang dikendarainya menabrak dan sembilan orang meninggal. Bukankah sembilan orang yang terbunuh itu adalah mereka yang disayangi keluarganya. Anak yang menjadi tumpahan kasih sayang dan harapan keluarga, istri yang menjadi belahan jiwa.

Afriani dengan mobilnya bisa membunuh sembilan orang, bagaimana kalau yang mabok itu supir pesawat? Yup benar, para penumpang yang memasrahkan keselamatannya kepada pilot, malah pilotnya mabok. Seorang pilot dibekuk polisi di hotel yang sedang mengkonsumsi narkoba. Ditengarai masih ada pilot lainnya yang memakai narkoba. Bayangin coba kalau pilotnya nge-“fly” dulu sebelum benar-benar fly. Bisa jadi penumpangnya akan berlabuh di bandara akherat. Bagi anda yang mau ikut nge-“fly” tapi tidak ada duit untuk membeli narkoba atau alkohol, tersedia miras oplosan efeknya bisa membuat tidur dan gak bangun-bangun lagi. J

Yah itulah maboknya negeri ini, miras yang sudah jelas menjadi biang kemaksiatan bukan diberantas sampai pabrik-pabrinya malah diatur peredarannya. Dan bagi saya, orang mabok gara-gara minum miras itu hal biasa. Pemerintah mau mencabut perda miras itu baru luar biasa. [dnk]


(Selamat tinggal Ayah, Korban Tabrak Xenia)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s