Indiana Jones dan Si Manis Jembatan Gantung

    Apa perbedaan rakyat dan wakil rakyat? Rakyat seharusnya punya banyak pilihan sedangkan wakil rakyat cuman satu pilihan yaitu hanya melayani rakyat. Sayangnya fakta dilapangan tidak lah demikian. Rakyat tidak ada pilihan kecuali menjalani kehidupan dengan penuh tantangan meski harus bertaruh nyawa.

    Cukuplah potret jembatan gantung di Banten untuk mewakili betapa rakyat tidak punya banyak pilihan untuk menjaga eksistensinya sendiri. Kalau anda pernah ikut Outbound, kegiatan apa yang paling menantang? pernahkah anda bergelantungan menyeberangi sungai dengan air yang cukup deras? kalau pun pernah, paling tidak anda akan dilengkapi perlengkapan keamanan. Tapi tidak untuk jembatan di Lebak, Banten. Jembatannya hanya bergantung pada satu tali ring. Jembatan itulah yang kemudian dilewati para pelajar menuju ke sekolah. Bisa dibayangin kalau tali jembatan itu tiba-tiba putus, bagaimanakah nasib para pelajar tersebut? (Kalau anda tidak bisa membayangkan, coba ingat-ingat rubuhnya jembatan Kertanegara!)

    Jembatan gantung tersebut bukan di ujung Sabang atau di pelosok hutan rimba Kalimantan sana. Tetapi dapat ditempuh 2 jam perjalanan dari Jakarta, pusat kekuasaan dan singgasana bagi para Dewan Terhormat. Kalau daerah yang dekat dengan pusat kekuasaan saja jembatan gantungnya sudah seperti ini, bagaimana dengan yang sangat jauh? (Kalau yang ini tidak usah dibanyangi karena di ujung Timur sana, letak pusat emas berada).

    Kalau rakyat tidak punya banyak pilihan, berbanding terbalik dengan wakil rakyat. Dengan anggaran 1,59 milyar untuk pengharum ruangan, mereka bisa memilih bau lavender atau bunga kamboja. Dengan anggaran 1,3 miliyar untuk kalender, mereka bisa memilih foto close up atau open up. Dengan anggaran 4 milyar untuk mesin fotocopy, mereka bisa memilih fotocopy kilat atau fotocopy super kilat. Dengan anggaran 1,3 miliar untuk toilet, mereka bisa memilih tisue aroma terapi atau aroma kemangi . Dengan satu kursi seharga 24 juta, mereka bisa memilih kursi empuk atau kursi goyang. (Ingat anda tidak boleh protes, faktanya keinginan anda telah diwakili oleh wakil rakyat).

    Kalau anda bertanya, mengapa dana mudah cair untuk wakil rakyat dan serat untuk rakyat? jawabnya cukup mudah, anda tidak perlu menjadi ekonom atau sosialis untuk memahaminya. Hanya dengan demokrasi, kaum kapitalis menjadi wakil rakyat (gak mungkin kan mpok minah menjadi wakil rakyat. Bagaimana dia membiayai kampanye yang sangat mahal. Dapat dari mana dia modal untuk membiayai pemilu?). Hanya dengan demokrasi, kaum kapitalis membuat aturan main sendiri untuk mengatur berapa besar pajak yang harus ditarik. Dan yang lucu, hanya dengan demokrasi pula mantan putri indonesia menjadi putri korupsi indonesia.

    Terlepas dari hal diatas, cobalah maksa berpikir positif. Saya pikir film Indiana Jones buatan Hollywood ini hanyalah fiktif belaka tetapi nyata adanya. Karena itu dari jembatan gantung inilah akan terlahir para “Indiana Jones” baru yang tangguh. [] INQILABI LSM-ITS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s