Harta Yang Paling Berharga Adalah Keluarga

Harta yang paling berharga, adalah keluarga

Istana yang paling indah, adalah keluarga

Puisi yang paling bermakna adalah keluarga

Mutiara tiada tara adalah keluarga..

 

    Masih ingat dengan petikan syair lagu diatas? Ya benar, petikan lagu tersebut adalah petikan lagu OST Keluarga Cemara. Serial TV favorit saya pada dekade 90-an. Film yang menunjukkan betapa indahnya cinta dan kasih dalam keluarga, dan juga menunjukkan kesederhanaan yang amat istimewa. Notes kali ini saya mau menuliskan tentang keluarga, kenapa? karena seperti bait lagu keluarga cemara, Harta yang paling berharga adalah Keluarga!

    Bersyukur lah apabila keluarga anda tergolong “keluarga cemara” yaitu kelurga anda masih lengkap ada ayah, ibu, kakak dan adik. Diluar sana masih banyak tidak seberuntung anda. Apabila kita menengok ke negara yang menjadi “kiblat” negara lainnya, negara maju seperti Amerika Serikat. Di negeri tersebut angka perceraian semakin tinggi dan pada saat yang sama menurunnya angka orang yang menikah (lebih aman sepertinya apabila hidup tanpa ikatan). Pada tahun 2003, di AS dari setiap 1000 penduduk hanya terdapat 7,5 pernikahan baru dan sebaliknya terjadi 3,8 perceraian. Akibatnya semakin banyak anak-anak yang tumbuh hanya dengan single parent. Tidak hanya diakibatkan oleh perceraian tetapi juga karena kehamilan diluar nikah. Sedangkan berdasar penelitian, anak yang dibesarkan dari orang tua tunggal terbukti cenderung lebih mudah terjebak dalam kriminalitas, kehamilan di usia belasan tahun atau kecanduan narkoba.

    Bagaimana dengan di Indonesia? menurut saya indonesia sedang mengarah kesana. Tidak percaya! coba liat di infotainment banyak artis yang kawin cerai. Itu karena mereka “kiblat” nya juga ke barat.

    “Itukan cuman dikalangan artis aja Bro?” Ya sama aja Om, artis kan publik figure, panutan masyarakat gitu. Bayangin aja coba, berdasar laporan Komnas perlindungan anak diketahui 62,7% remaja SMP tidak perawan. 93,7% pernah ciuman, petting, oral seks. Kepolisian RI juga pernah melansir tahun 2006 terjadi tindak pidana aborsi sekitar 3,3 juta kasus dan perkosaan meningkat 200%. Gimana parah kan Om!

    Statistik yang mencengangkan dilihat dari mayoritas penduduk negeri ini adalah muslim. Padahal islam jelas mengatur masalah tersebut, bagaimana membentuk keluarga yang bahagia dan barokah. Seperti di surat at-Tahriim (6): “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu”. Sayangnya kesempatan kali ini saya tidak bisa memberikan tips bagaimana melindungi keluarga anda dari “api neraka” dunia dan akhirat karena saya sendiri belum berpengalaman. Tapi intinya bagaimana pun cara nya kita mesti melindungi keluarga kita ditengah-tengah zaman yang amburadul ini. Islam memberikan perhatian khusus mengenai masalah keluarga. Bukankah Ibu adalah madrasah yang paling utama. Dan mohon maaf bukannya mengesampingkan peran Bapak, tapi ibu adalah orang yang sangat berjasa untuk anak-anaknya. Oleh karena itu, sebagai pengingat akan pentingnya keluarga terutama Ibu, dan juga penutup notes ini saya hadirkan syair lagu “Ibu” yang dinyanyikan oleh Haddad Alwi dan Farhan. [dnk]

 

Bersinar kau bagai cahaya

Yang selalu beri ku penerangan

Selembut sutra kasihmu kan

Selalu ku rasa dalam suka dan duka

 

Bagaikan embun kesejukan hati ini

Dengan kasih sayangmu

Betapa kau sangat berarti

Dan bagiku kau takkan pernah terganti

 

Kaulah IBUKU cinta kasihku

Terima kasihku takkan pernah terhenti

Kau bagai matahari yang selalu bersinar

Sinari hidupku dengan kehangatanmu

 

Kaulah IBUKU cinta kasihku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s