Ideologis dan Ilmiah!

Belakangan ini mengapa produktivitas tulisan saya menurun, dikarena kesibukan saya menyusun laporan Kerja Praktek/KP/PKL. Bukan pekerjaan sulit bagi saya untuk menyusun laporan tersebut tetapi permasalahannya ketika mengasistensikan laporan tersebut kepada dosen pebimbing. Hasilnya adalah laporan saya perlu direvisi lagi. Laporan saya tidak baku, tidak ilmiah terbukti dengan laporan saya yang banyak corat-coretnya. Semakin meyakinkan ketika dosen saya menjustifikasi “tulisan saudara tidak ilmiah”. Jadilah tiap asistensi, kritikan* menjadi menu wajib dari sang dosen. Tapi saya menikmati proses tersebut sama halnya seorang bocah yang baru belajar naik sepeda meskipun sering kali jatuh dan lecet tapi tetap saja mengayuh sepedanya. Setidaknya ada pelajaran dari asistensi, jika menulis tulisan ilmiah maka berpikirlah ilmiah, ya berpikir ilmiah. Lantas apa itu berpikir**? apa itu berpikir ilmiah? Intinya berpikir ilmiah adalah berpikir secara logis dan disertai pembuktian-pembuktian. Hasil berpikir ilmiah contohnya teori gravitasi bumi yang konon katanya muncul setelah Newton melihat apel jatuh. Bagi orang biasa melihat apel jatuh menjadi hal biasa pula tapi tidak dengan Newton yang kemudian menemukan gaya gravitasi yang menjelaskan jatuhnya apel. Bagaimana dengan anda, apa yang anda pikirkan ketika ada durian jatuh di atas kepala anda? apakah anda akan berpikir seperti Newton? ah masa bodoh yang pasti sakit kepala ini hehe.

Menurut hemat saya para ilmuwan-ilmuwan islam terdahulu selain berpikir ideologis (menjadikan islam standar kehidupan), mereka juga para pemikir ilmiah. Ketika zaman pertengahan, orang barat sana masih berpikir bumi sebagai pusat tata surya (geosentris) seperti yang diterangkan di Al kitab mereka. Tapi ilmuwan muslim menyatakan teori heliosentris (matahari pusat tata surya) berdasar pengamatan empiris yang telah dilakukan. Di zaman itu pula ketika orang berpikir manusia bisa terbang merupakan hal yang mustahil tapi Abbas Ibnu Firnas menjadi manusia pertama yang terbang menggunakan peralatan teknologi (gantole dan parasut). Para ilmuwan daulah islamiyah, dengan pikiran ilmiahnya telah menghasilkan karya-karya yang menakjubkan tapi tetap saja modalnya dari pikiran ideologis. Bagaimana dengan anda sudah kah anda berpikir ilmiah, paling tidak anda harus berpikir ideologis apalagi anda seorang muslim! []dnk

 Catatatan kaki:

* Setelah banyaknya kritikan, lantas apakah saya akan menulis tulisan ilmiah? Saya tidak peduli dengan omongan orang lain yang mengatakan tulisan saya tidak ilmiah, tidak baku atau masih garing lah. Yang penting saya terus menulis dengan tangan saya sendiri dan pake otak saya sendiri bukan otak orang lain.

** Apa itu berpikir? perlu penjelasan panjang lebar untuk membahasnya. Anda bisa baca buku Hakekat Berpikir karya Syeikh Taqiyuddin an-Nabhani, yang menjelaskan tentang perbandingan cara berpikir dari ideologi sosialis, kapitalis dan bagaimana islam memandang berpikir itu sendiri.

 (www.petapemikiran.wordpress.com)

3 thoughts on “Ideologis dan Ilmiah!

  1. Masa ada bagian Al Kitab yang menyatakan geosentris? lagi pula gerak itu relatif, mau dibilang bumi sbg pusat juga bisa saja, tapi agar pendekatan matematis dan pengembangan teori2 kalkulasi tata surya lebih sederhana, lebih “mudah” dikatakan bahwa matahari adalah pusat tatasurya🙂

    • Al kitab disini bukan kitab suci umat islam lho. Al kitab mereka yg menyatakan bumi sebagai pusat tata surya bisa dilihat di pasal Yosua (12-13). Teori geosentris ditentang Galileo tapi kemudian dihukum oleh gereja. Sedangkan ilmuwan muslim sebelumnya sudah menyatakan teori heliosentris berdasar pengamatan yg dilakukan..

      • Nah, ilmuwan muslim menyatakan demikian krn memang memudahkan pendekatan matematis dan mereka jg memahami bhwa gerak it relatif. Tapi di zaman modern ini, ada lo ulama’ yg memperdebatkannya, pake dalil lagi (meski mahfumnya rada’ mekso)🙂 cek link berikut:

        http://almanhaj.or.id/content/1412/slash/0

        kalau mw dimoderasi ya baik bumi maupun matahari smw bergerak, relatif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s